RASA INI
Dingin malam menusuk tulangku
Menjelajahi setiap pori kulitku
Meremangkan bulu romaku
Angin malam rasanya tak mau kalah
Dengan hujan yang turun lebat siang tadi
Puft.....
Hawa dingin menyelinap dari rongga mulutku
Ujung hidung pun tak tak kalah dingin
karena usahanya menetralkan tubuhku
Bayang wajahnya
Seketika hadir di kornea khayalan mataku
Allah..
Rasa apa ini?
Indah nian Kau ciptakan sebuah rasa
Yang maha bahagia
Manusiawi......
Tak hanya bahagia namun sedih dan kegelisahan itu pun ada
Gundah
Aku tak tahu mengapa gundah itu hinggap di hatiku
Yang peka kan rasa
Mengapa disaat ku menganggapnya
Sebagai orang terbaik dalam hatiku tapi justru
Ia lenyap, acuh?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar