MUSYAWARAH PARA BINATANG
Musim kemarau datang.
Sungai kering
kerontang .
Air sulit
didapatkan .
Semua binatang
gelisah .
“ Bagaimana aku minum ? “Kijang sedih
“ Bagaimana aku mandi ? “ Kerbau gerah.
“ Bagaimana aku makan ? “ Bangau gusar.
“ Dimana aku
tinggal ? “ Kodok gundah.
Raja hutan ikut
gelisah .
Ia berpikir keras
.
Kancil mengajukan usul.
” Kita harus bermusyawarah .Semua binatang harus di kumpulkan ”kata menteri kancil
Gagak menyebar pengumuman .
Pengumuman ! Pengumuman !
Semua binatang harap datang ke
musyawarah hutan .”
Si Gagak mengumumkan
dilakukannya musyawarah .
Semua binatang menghadiri undangan .
Tidak ada yang ketinggalan .
Singa sang raja memimpin musyawarah .
Seluruh penghuni hutan
berkumpul .
Bangau memberi usulan .
” Kita pindah dari hutan ini .Di hutan lain ada air .”
Bangau mengajukan usulan
.
Usulan disetujui
burung .Sebab,burung bisa terbang .
Namun ,hewan – hewan lain menolak .
Akhirnya usulan Bangau tidak diterima .
” Kita berdo’a saja ? Semoga Tuhan segera menurunkan hujan ,”
usul kodok .
Si Katak mengajak
berdo’a .
Beberapa binatang setuju dengan usulan kodok .
Namun , banyak yang menolak .
” Berdo’a saja tidak cukup . Kita harus berusaha ,” kata Bebek .
Kuda berteriak ,”Kita bikin bendungan !”
Usulan Kuda membuat kaget .
Para binatang menertawakan usulan Kuda .
” Hai Kuda , kamu sudah gila ya ?” Kera mengejek si Kuda .
Semua tertawa karena
usul si Kuda .
”Dia megigau , ha ha ha !”
Kambing ikut – ikutan mengejek.
Kuda jadi malu. Kuda diam saja.
” Diam kalian semua !
Hormati yang bicara !”
Singa memperingatkan rakyatnya . Para binatang pun terdiam.
” Lanjutkan usul mu , hai Kuda!”
kata Singa kepada Kuda .
Kuda melanjutkan usul nya .
” Sungai di hutan ini dangkal . Sungai menampung sedikit air.
Jika kemarau , air
habis. Sungai harus di perdalam.
Air harus di
bedung . Supaya bila kemarau dating , kita tidak kehabisan air
,” kuda pun selesai bicara .
Usulan kuda sangat
bagus .
Para binatang bertepuk tangan
gembira.
“ Itu usulan yang bagus ,” Singa memuji .
Si Kuda menjelaskan usulannya .
Akhirnya , semua binatang sepakat .
Mereka akan membangun bendungan .
Pembangunan bendungan dimulai .
Kuda menjadi pemimpin . Gajah
menjadi wakilnya . Berang – berang menjadi penasihatnya .
Semua binatang bekerja sama
membuat bendungan .
Semua binatang bekerja .
Tidak ada satu pun yang malas .
Mereka bekerja keras . Akhirnya , bendungan selesai dibangun .
Lalu , musim hujan datang . Hutan tersiramair hujan .Tanah , batu ,
pohon ,dan rumput
basah.
Air mengalir deras ke sungai . Bendungan
penuh dengan air .
Ketikahujan , binatang gembira
.
Seisihutan bergembira . Para
binatang berpesta pora .Mereka mandi dan minum sepuas – puasnya . Tetapi , musim hujan
tidak lama . Musim kemarau datang lagi . Namun ,para binatang tenang .
Mereka tidak takut kelaparan dan
kehausan . Sebab
, mereka punya air di bendungan .
By
NELATUL FAUZIYAH
(anak Al – Barbasyi)
.
.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar